Video detik detik penembakan yang dilakukan teroris di gedung konser Bataclan

TukangJemur | Jum'at 13 November menjadi bencana bagi sebagian warga paris, Prancis. Ada 7 serangan terorisme yang di klaim merupakan tindakan keji ISIS, kejadian tersebut berada di kawasan timur Ibu Kota Paris. Bom meledak di Stadion Stade de France, dua bar dilempari granat dan ditembaki, satu restoran diberondong senapan mesin. 


Gedung Konser Bataclan yang dipenuhi lebih dari 1.000 anak muda malam itu diberondong menggunakan senjata AK-47 oleh tiga kawanan teroris selama hampir 15 menit. Di lokasi ini, korban tewas paling banyak. Gedung Bataclan merupakan salah satu sasaran empuk teroris dikarenakan jaraknya yang sangat dekat dengan Kantor Redaksi Charlie Hebdo yang Januari lalu diserang kelompok militan. 




Tidak sampai disitu, usai memberondong, ketiganya lantas mengaktifkan bom bunuh diri. Menurut penuturan beberapa saksi, para pelaku berkali-kali berteriak dalam Bahasa Prancis, "Ini untuk Suriah, ini untuk Suriah!". Sejauh ini delapan pelaku tewas, tujuh meledakkan dirinya sebelum ditangkap polisi Paris, sementara satu lainnya ditembak polisi. 

Keterangan tertulis ISIS disebar ke media massa Prancis, Sabtu 14 November 2015. Dalam surat berbahasa Prancis itu, militan khilafah menyatakan Prancis sejak beberapa bulan ini sudah menjadi "target utama operasi."

ISIS menjelaskan serangan ke Paris dilancarkan militan kiriman mereka, sebagai balasan atas kebijakan Negeri Anggur mengirim jet menghancurkan markas mereka di Suriah. Pendukung ISIS sejak dini hari tadi sudah merayakan penyerangan di Paris lewat Twitter.